Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon

Tips dan Trik Berbisnis Frozen Food di E-commerce

by Lakuuu Updated at 5 October 2022

berbisnis-frozen-food-di-e-commerce
Salah satu bisnis yang tidak memerlukan modal besar untuk memulainya adalah berbisnis frozen food, alias makanan beku.

Berjualan makanan beku di nyatanya memberikan peluang yang cukup besar dan menjanjikan, mengingat banyak orang yang kini lebih menyukai makanan beku yang tinggal langsung dihangatkan atau digoreng.

Bagi Sobat Lakuuu yang ingin berbisnis frozen food, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjalankan bisnis makanan beku ini. Simak ulasannya berikut ini.

1.    Sebelum Memulai, Riset Pasar Dulu!

Penting untuk melakukan riset pasar terlebih dahulu, agar Sobat Lakuuu mengetahui apa keinginan pasar. Jenis frozen food apa yang paling tinggi peminatnya, serta berapa harga rata-rata yang dijual oleh para kompetitor.

Dengan melakukan riset pasar ini, Sobat Lakuuu dapat dengan mudah menentukan jenis makanan beku apa yang akan dijual, dan strategi apa yang cocok untuk diterapkan.

2.    Cari Produsen yang Tepat

Jangan hanya berpatokan terhadap satu produsen saja. Sebaliknya, cobalah mencari beberapa produsen sebagai perbandingan. Perbandingan ini dapat meliputi berbagai hal, Contohnya kualitas, Bagaimana produsen merespon pertanyaan, hingga harga.

Coba juga untuk menanyakan harga khusus kepada produsen, mengingat Sobat Lakuuu pastinya akan bekerjasama dengan mereka dalam jangka waktu yang panjang.

3.    Perhatikan Tanggal Expired-nya

Memang benar, frozen food dapat bertahan lama jika disimpan dengan benar, dan dengan suhu yang tepat di dalam lemari pendingin. Tetapi, frozen food juga memiliki tanggal kadaluarsa.

Saat melakukan dealing kepada produsen, perhatikan dengan baik tanggal expired produk. Pilihlah tanggal kadaluarsa yang masih panjang, sehingga Sobat Lakuuu tidak rugi.

4.    Kemas Makanan dengan Kemasan yang Baik

Pastikan produsen memiliki kualitas kemasan yang baik, dan dalam keadaan yang baik pula. Saat kemasan tidak tertutup dengan baik, akan ada celah untuk udara masuk, sehingga mempercepat proses oksidasi, yang menyebabkan makanan menjadi cepat basi.

5.    Manfaatkan Marketplace untuk Berjualan

Tidak ada salahnya untuk memanfaatkan e-commerce seperti marketplace untuk menjangkau lebih banyak audiens, mengingat frozen food kini juga banyak yang diperjual belikan melalui marketplace.

Jika Sobat Lakuuu berminat untuk menjualkan makanan beku di marketplace, lakukan riset harga dengan produk yang sejenis. Jangan memasang produk yang terlalu mahal, karena para konsumen pasti akan mencari harga yang lebih murah.

Tapi, jangan juga mematok harga yang rendah, karena konsumen pasti akan mulai mempertanyakan kualitas dan makanan beku yang dijual.

6.    Manfaatkan Layanan Beriklan di Marketplace

Biasanya, setiap marketplace memiliki layanan yang ditujukan kepada para seller-nya untuk mengiklankan produk-produknya, untuk masuk ke pencarian teratas atau ditampilkan di halaman awal marketplace.

7.    Promosikan Juga Bisnis ke Media Sosial

Social Commerce menjadi alasan kenapa banyak pebisnis yang mulai memperjual Belikan produknya melalui media sosial. Kini, media sosial sudah memiliki fungsi tambahan, yaitu sebagai tempat menjual dan membeli produk atau jasa, layaknya e-commerce.

Coba untuk mulai membuka akun bisnis media sosial dan berjualan di dalamnya. Namun, lagi dan lagi, fokuslah berjualan dengan menerapkan teknik soft selling