Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon

Passion atau Karir, Lebih Baik Pilih yang Mana?

by Lakuuu Updated at 5 October 2022

passion-atau-karir-lebih-baik-pilih-yang-mana

Pemikiran dan kebutuhan umat manusia dari waktu ke waktu senantiasa berubah, termasuk pemilihan passion atau karir, sampai saat ini masih diperdebatkan. Mana yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan dengan maksimal?

Pada dasarnya semua profesi memang tidak selalu berjalan sesuai keinginan, semua orang perlu bekerja keras untuk kesejahteraan masing-masing. Tidak ada profesi tanpa risiko di dunia ini, semuanya sama saja.

Bagi lulusan baru, pasti kebingungan memilih antara kedua hal ini, takut salah jalan, karena waktu tidak bisa dikembalikan. Sehingga diperlukan pemikiran matang agar keinginan dan kebutuhan sama-sama jalan.

Namun satu hal, tidak ada salahnya untuk mencoba berbagai peluang kesempatan selagi masih ada. Karena Sobat Lakuuu tidak akan pernah tahu jika tidak mencoba ke dalam suatu bidang terlebih dahulu.

Passion atau Karir, Pertimbangkan Hal Ini


Kebimbangan dalam memilih antara minat dengan karir berjalan (hubungannya dengan uang) merupakan hal paling umum dialami para pekerja. Apabila Sobat Lakuuu merasakan hal ini, pertimbangkan beberapa hal berikut untuk membantu.

1.  Pekerjaan sesuai Minat dan Keinginan

·         Kelebihan:
Saat melakukan sesuatu sesuai kesukaan, pasti semua hal akan menjadi lebih mudah tanpa dibebani pikiran macam-macam. Seseorang menjadi lebih percaya diri, karena merasa bisa dan menikmatinya.

Ruang lingkup profesi sesuai keinginan, maka kemungkinan mencari teman dengan minat atau ketertarikan serupa juga lebih mudah. Tanpa banyak tekanan dari berbagai sisi, lebih sehat secara mental dan fisik.

·         Kelemahan:
Mempunyai karier di bidang sesuai keinginan dan minat bukan berarti semuanya selalu berjalan dengan mudah. Karena tidak semua keterampilan mempunyai prospek baik dan menjanjikan di masa depan.

Ada banyak orang menjadikan alasan passion dibalik sifatnya yang enggan keluar dari zona nyaman atau enggan mencoba hal baru. Bekerja seperti ini bukan berarti tidak akan kesulitan sama sekali.

2.  Melakukan Pekerjaan Karena Uang (Karier Menjanjikan)

·         Kelebihan:
Sudah jelas lebih unggul dari penghasilan lebih besar, ketika bekerja demi uang, maka seseorang akan termotivasi melakukan usaha keras. Usaha untuk mempertahankan posisi suatu pekerjaan tersebut.

Karena penghasilan besar, tidak perlu khawatir soal pemenuhan kebutuhan dan kondisi darurat lainnya. Misalnya ketika kebutuhan mengalami kenaikan harga, jatuh sakit, atau keadaan mendesak lainnya.

·         Kelemahan:
Menjalani hidup seperti ini menempatkan kesan seolah manusia hidup demi uang, padahal seharusnya tidak demikian. Bekerja demi uang dan karier bukan berarti uang adalah segalanya.

Kekurangan lainnya adalah harus bekerja sesuai jam kerja, menghadapi persaingan ketat antar pekerja, sehingga menyebabkan penurunan kondisi fisik. Bekerja demi karier adalah karena kebutuhan dan kemampuan.

Passion atau Karir, Cintai Pekerjaan Sekarang


Sebelum akhirnya memutuskan untuk beralih profesi karena alasan tertentu, misalnya tidak sesuai passion, tidak ada salahnya tetap berusaha lebih baik. Siapa tahu karier saat ini menjadi batu loncatan menuju kesuksesan.

Awali hari dengan mengucap syukur, serta selalu panjatkan doa sesuai kepercayaan masing-masing. Bersyukur merupakan kunci sukses dari pekerjaan apapun, setidaknya akan menyadarkan bahwa Sobat Lakuuu berhak merasakan kebahagiaan.

Kendalikan mental agar tidak mudah terpengaruh perkataan orang lain, hal ini sangat penting diterapkan bagi semua orang. Langkah ini berperan penting untuk kesehatan mental jangka panjang, terlebih menghadapi tantangan berat.

Pada dunia profesional, Sobat Lakuuu dituntut untuk beradaptasi secepat mungkin, dengan cara belajar dari rekan berpengalaman. Memperkaya diri dengan ilmu dari rekan berpengalaman akan menambah pengetahuan bermanfaat.

Jadikan passion atau karir saat ini sebagai tantangan, hindari pikiran negatif bahwa pekerjaan ini sebenarnya bukan seperti keinginan sebenarnya. Justru hal ini akan memberatkan beban pikiran yang justru menyusahkan.

Pertimbangkan segala risiko, setiap pekerjaan pasti mempunyai berbagai jenis risiko dari kecil hingga besar. Pertimbangkan apa saja yang mungkin menjadi tantangan tersendiri di masa mendatang, namun jangan terlalu memaksakan.

Jangan berpikiran negatif, hindari kebiasaan ini karena akan membuat keadaan menjadi semakin buruk. Seseorang bisa saja merasa takut ketika akan mengambil risiko karena overthinking dan berpikiran negatif.

Pantang menyerah, kunci utama supaya dapat bertahan dan mencintai keadaan adalah tetap semangat. Jangan pernah menyerah sebelum bisa mencoba melakukan sesuatu, tidak ada alasan untuk berhenti sebelum sampai garis finish.

Kesuksesan seseorang tidak diukur dari passion, banyak hal lain ternyata lebih menyenangkan dan menguntungkan ketika dilakukan sepenuh hati. Ada banyak jalan menuju Roma, ada banyak langkah menuju sukses.

Passion atau Karir, Lakukan Sebaik Mungkin


Sebaliknya, passion dapat dikembangkan menjadi sebuah pekerjaan dengan prospek menjanjikan apabila dilakukan secara benar. Pastikan Sobat Lakuuu sudah mengenali diri sendiri dengan baik dan tahu keinginan pribadi.

Ketahui kebutuhan calon konsumen dan seberapa besar tingkat permintaan pasar, sehingga bisa memilih dengan baik. Permintaan tinggi akan memudahkan seseorang memperoleh pendapatan sesuai bidang tertentu.

Terus kembangkan bakat dan minat, menyusun rencana, mengembangkan potensi diri, bahkan melakukan penelitian. Sehingga pertanyaan akan passion atau karir, bisa diputuskan sendiri jawabannya dengan matang.