Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon
Insight

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro, Pengertian dan Konsep Kerja

by Lakuuu Team - 31 July 2021

perbedaan-ekonomi-mikro-dan-makro
Dalam sebuah kajian ekonomi dan bisnis, terdapat istilah-istilah yang wajib dipahami. Seperti sistem ekonomi, jenis ekonomi dan instrumen kebijakan moneter. Lebih spesifiknya lagi, perlu pemahaman yang mendasar, misalnya saja mengenai perbedaan ekonomi mikro dan makro. 

Pasalnya, banyak pelaku bisnis yang belum mengetahui secara jelas perbedaannya. Bahkan, banyak pula yang beranggapan jika kedua istilah tersebut hampir sama.   

Ekonomi mikro lebih banyak mengurusi hal-hal yang lebih kecil cakupannya apabila berbanding dengan makro. Cakupannya lebih spesifik seperti rumah tangga dan perusahaan. Sedangkan cakupan ekonomi makro pada masalah yang lebih rumit, salah satu contohnya keuangan negara. 

Pengertian serta Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro

Ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang kegiatan penjualan dan penerimaan berhubungan tentang produk atau jasa dari seseorang pada orang lain. Secara umum, ekonomi mempunyai dua jenis, yakni mikro dan makro. 

Kedua jenis ini mempunyai penerapan dan analisis yang berbeda-beda. Ekonomi mikro merupakan studi mengenai perilaku agar mengambil keputusan secara individu, rumah tangga atau perusahaan. Kemudian langsung berhubungan dengan sumber daya yang ada. 

Ekonomi mikro mempunyai upaya untuk menemukan faktor yang berkontribusi pada keputusan. Kemudian dampak yang kemungkinan terjadi pada pasar umum 

Tujuan analisis mikro adalah memahami pola upah, pekerjaan, pendapatan dan tren pengeluaran. Kemudian mengenai perilaku konsumen, kebijakan perusahaan serta dampak yang akan dihadapinya.

Contoh ekonomi mikro dapat Sobat Lakuuu lihat dari penggunaan informasi dari laporan keuangan perusahaan. Sehingga dapat menentukan kemampuan dalam memaksimalkan kapasitas produksi.

Sedangkan ekonomi makro merupakan suatu studi holistik tentang struktur, kinerja, perilaku serta proses pengambilan kebijakan ekonomi pada tingkatan nasional. Pendekatan top down dipakai dalam ekonomi mikro. Untuk memahami tentang perubahan Produk Domestik Bruto suatu negara. 

Kebijakan lain pada ekonomi makro mencangkup pendapatan nasional, tumbuhnya ekonomi, inflasi, serta deflasi. Selanjutnya adalah masalah tingkat pengangguran, neraca pembayaran, investasi, siklus ekonomi, kebijakan ekonomi dan organisasi ekonomi internasional.

Kajian tersebut melibatkan pengambilan keputusan untuk  permasalahan yang melibatkan peran pemerintah dan bersifat umum. Itulah perbedaan ekonomi mikro dan makro berdasarkan pengertian dan analisis masalah. 

Perbedaan  Berdasarkan Indikator

Setidaknya terdapat tiga indikator sebagai bahan acuan dari perbedaan antara ekonomi kecil dengan makro. Antara lain aspek kajian, konsep dasar dan tujuan analisis.

Bila Sobat Lakuuu meninjau dari kajiannya, ekonomi mikro akan mempelajari setiap variabel dalam lingkup kecil daripada makro. Ekonomi mikro mempunyai aspek kajian lebih fokus terhadap variabel ekonomi. 

Perbedaan ekonomi mikro dan makro sangat berbeda. Pada ekonomi makro mempunyai kajian seperti variabel pada investasi, pendapatan nasional, moneter dan lain sebagainya.

Berdasarkan konsep dasar mempunyai perbedaan dalam pengambilan kebijakan. Pada ekonomi mikro melibatkan teori seperti produksi, harga dan distribusi. Sedangkan ekonomi makro meninjau output, income, kemungkinan inflasi dan deflasi serta lainnya. 

Perbedaan kedua jenis ekonomi ini  menitikberatkan pada analisis dan tujuan untuk menghasilkan keuntungan. Pada ekonomi makro menganalisis cara mengalokasikan sumber daya. Sementara ekonomi mikro mengenai kegiatan ekonomi dalam lingkup nasional maupun internasional. 

Komoditas merupakan sebuah produk dalam pasar yang diperjualbelikan. Selain itu, komoditas mempunyai bentuk fisik. Sehingga dapat tersimpan dalam jangka waktu yang panjang. 

Perbedaan ekonomi mikro dan makro juga terdapat pada  harga komoditas barang. Ekonomi mikro mempunyai komoditas barang berupa produk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan ekonomi makro memiliki harga komoditas barang yang lebih besar dan cakupannya adalah negara. 
Bagikan artikel

Artikel Terkait

keuntungan-memiliki-website
Insight
Alasan dan Keuntungan Memiliki Website untuk Bisnis Anda
Bagi pemain baru dalam dunia bisnis, dapat memiliki website merupakan salah satu bentuk kesiapan dalam berkompetisi dengan kompetitor lainnya di dunia online. Konsumen pun dapat melihatnya sebagai bentuk kemapanan bisnis kamu
tren-bisnis-online-2021
Insight
Tren Bisnis Online di Tahun 2021
Dalam dunia bisnis, terdapat tren yang tak dapat dipungkiri membawa...
model-bisnis-online-terbaik
Insight
Menentukan Model Bisnis Online Terbaik di antara Social Commerce, Marketplace, dan Website Commerce
Berkembangnya kecanggihan teknologi di era yang semakin maju, aktivitas jual-beli di pasar tradisional sedikit ditinggalkan...
persiapan-memulai-usaha
Insight
Persiapan Memulai Usaha Apapun dengan Meminimalisir Risiko
Persiapan memulai usaha sangat penting untuk dilakukan, lho. Baik itu usaha kuliner, wisata, jasa, atau jual beli barang apapun. Peluang dalam sebuah usaha sangat luas...