Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon

Tunai vs Digital Payment : Metode Mana yang Paling Sering Digunakan?

by Lakuuu Updated at 5 October 2022

tunai-vs-digital-payment
Sekarang ini ada metode pembayaran dengan uang tunai vs digital payment di dalam kehidupan sehari hari. Namun dari kedua metode pembayaran tersebut, manakah yang lebih sering dipakai di dalam kehidupan. Apakah tunai atau digital, kita bisa simak pembahasan berikut ini.

Memang digital payment itu sudah masuk ke dalam kategori modernisasi dari segi pembayaran. Biasanya pembayaran dengan uang digital dilakukan dengan menggunakan aplikasi. Tentu saja, aplikasi ini menggunakan HP untuk bisa digunakan di saat pembayaran.

Sekarang ini ada 3 brand aplikasi ternama yang menawarkan layanan pembayaran digital. OVO, Dana dan Gopay adalah metode pembayaran digital ternama yang ada di Indonesia. Masyarakat umum lebih sering menyebutnya dengan dompet digital karena menyimpan uang dalam saldo.

Layaknya rekening bank, dompet digital ini lebih fleksibel karena hanya menggunakan akun saja untuk bisa menggunakannya. Jelas saja tunai vs digital payment tidak bisa diseimbangkan karena keduanya sudah mengusung metode pembayaran yang berbeda.

Uang tunai hanya perlu dibayarkan dan itu sudah jadi kebiasaan warga saat ini. Sedangkan untuk dompet digital, Sobat Lakuuu butuh akunnya terlebih dahulu untuk bisa menggunakannya. Akun bisa didaftarkan dengan cara yang mudah yaitu menggunakan email atau nomor HP pribadi.

Tunai vs Digital Payment Menurut Kegunaannya

Sebagai sebuah metode pembayaran, kita bisa bebas memilih ingin melakukan pembelian produk dengan uang tunai atau dompet digital. Jika dilihat dari kegunaannya, tentu keduanya memiliki fungsi sama yaitu sebagai metode pembayaran. Namun, Sobat Lakuuu juga harus tahu ada aspek lainnya.

Metode pembayaran dengan dompet digital hanya bisa dilakukan jika penjual atau merchant juga menyediakannya. Di sini, pemilik toko harus memiliki akun dompet digital sendiri agar transaksi antara pembeli dan penjual bisa dilakukan dengan metode digital payment.

Meskipun begitu, tunai vs digital payment tidak selalu diperdebatkan karena memang fungsi dan cara kegunaannya berbeda. Pembayaran dengan metode digital lebih sering digunakan di tempat berteknologi maju seperti minimarket, supermarket dan hypermarket di kota besar.

Sedangkan metode pembayaran tunai, lebih bagus jika digunakan di wilayah desa atau kawasan warga pada umumnya. Pasar dan toko kelontong biasanya masih menggunakan metode tunai karena lebih praktis dan cepat. Tentu saja setiap orang memiliki seleranya sendiri-sendiri.

Tapi jika dilihat dari wilayahnya, toko kelontong juga bisa menggunakan metode pembayaran digital. Kembali lagi di awal, syarat untuk bisa bertransaksi dengan dompet digital adalah memiliki akunnya. Jika tidak memiliki akun, maka transaksi antar dua belah pihak tidak akan bisa terjadi.

Kelebihan Kekurangan Tunai vs Digital Payment

Dalam segi kualitas, keduanya tentu memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Berikut kami jelaskan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh setiap metode pembayaran. Dengan begitu, Sobat Lakuuu jadi tahu bagaimana cara penggunaannya di tempat-tempat tertentu.

1. Kelebihan Tunai vs Digital Payment

Jika dilihat dari segi kelebihannya, digital payment jelas lebih unggul karena sudah modern dan Sobat Lakuuu tidak perlu membawa uang lagi ketika ingin bepergian. Namun, jika dilihat dari segi efisiensi, uang tunai jelas lebih unggul jika digunakan untuk pembayaran kecil.

Pembayaran kecil di sini bisa kita contohkan sebagai pembelian barang kecil di supermarket. Permen, produk minuman kaleng, makanan ringan atau kosmetik bisa menggunakan metode tunai. Tentu saja hal ini berbanding terbalik jika digunakan pada pembayaran jumlah besar.

Tentunya akan merasa kerepotan saat akan membeli HP atau barang elektronik lainnya. Selain tidak aman, Sobat Lakuuu juga perlu menghitung lagi ketika ingin membayarnya. Dengan digital payment, Sobat Lakuuu cukup gunakan barcode dan semua proses pembayarannya selesai dilakukan.

2. Kekurangan Tunai vs Digital Payment

Pada pembahasan sebelumnya kita sudah melihat sedikit kekurangan dari salah satu pihak yaitu metode tunai. Memang, membawa uang banyak itu sangat merepotkan dan berbahaya. Oleh karena itu, digital payment digunakan sebagai metode pembayaran yang tepat.

Namun dari semua itu, pertanyaannya adalah apakah toko menerima pembayaran dengan digital payment? Seperti yang kita ketahui, digital payment hanya bisa dilakukan di beberapa toko saja. Alasannya adalah, toko juga harus menyediakan pembayaran dari dompet digital.

Hal inilah yang menjadi kekurangan sekaligus kelemahan pembayaran digital. Selain itu, tipe pembayaran ini juga membutuhkan gadget untuk bisa bertransaksi. Tanpa kedua hal itu, Sobat Lakuuu tidak akan bisa melakukan pembayaran dengan dompet digital.

3. Kesimpulan

Dengan melihat penjelasan di atas, kita tahu bahwa kedua metode tersebut memiliki tempat penggunaannya sendiri-sendiri. Sebagai konsumen Sobat Lakuuu harus tahu dimana dan kapan digital payment bisa digunakan. Zaman sekarang, kita memang harus berpikir secara kreatif.

Metode pembayaran digital bisa digunakan untuk keperluan lain seperti membayar tagihan atau membeli produk online. Karena sekarang sudah ada online shop, Sobat Lakuuu bisa memakai dompet digital sebagai metode pembayarannya.

Bayar tagihan juga bisa dilakukan dengan dompet digital karena sifatnya sudah online di era sekarang ini. Dari kesimpulan ini tunai vs digital payment tidak bisa diputuskan siapa yang terbaik karena keduanya memiliki tempat penggunaannya masing-masing.