Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon
Insight

Yang Harus Dipelajari untuk Memulai Bisnis Tanaman

by Lakuuu Team 14 September 2021

bisnis-tanaman
Ada berbagai bidang bisnis yang bisa dipilih untuk meraih banyak keuntungan. Salah satunya adalah dengan menggeluti bisnis tanaman. Yang menjadi kelebihan dari bisnis ini adalah Sobat Lakuuu bisa melakukan berbagai proses dari awal hingga panennya seorang diri. 

Misalnya, Sobat Lakuuu bisa melakukan pembibitan sendiri dan juga bisa menjualnya tanpa butuh bantuan siapapun. Bagi Sobat Lakuuu yang tertarik untuk melakoni bisnis ini, ada beberapa hal yang perlu dipelajari terlebih dahulu. 

Bahkan yang harus Sobat Lakuuu ketahui termasuk tanaman yang ingin dijadikan bisnis, daun, akar, buah, hingga batang tanaman juga harus Sobat Lakuuu kenal secara rinci. Hal ini perlu dilakukan agar Sobat Lakuuu mengerti bagaimana cara merawatnya dan mengatasi masalah yang mungkin terjadi.

Bagi Sobat Lakuuu yang ingin mengetahui lebih dalam tentang bisnis tanaman, pelajari dulu beberapa hal berikut ini. Lengkapnya akan diberikan pada ulasan di bawah ini. 

Yang Harus Dipelajari untuk Memulai Bisnis Tanaman

Ada beberapa komponen yang harus Sobat Lakuuu pelajari dahulu sebelum memulai bisnis tanaman. Beberapa hal tersebut akan dijelaskan di bawah ini. 

1. Jenis tanaman

Tentu saja, hal pertama yang harus Sobat Lakuuu ketahui adalah jenis tanaman yang akan dijadikan produk bisnis atau usaha Sobat Lakuuu. Yang harus dikenali tentu jenis tanaman apa yang akan dijual. Misalnya saja, tanaman hias. 

Untuk memulai usaha tanaman hias, Sobat Lakuuu harus mengetahui bagaimana cara pembibitannya, cara merawatnya, dan juga bagaimana dengan respon pasar yang akan menjadi ladang cuan untuk Sobat Lakuuu. Dengan itu, Sobat Lakuuu bisa mengetahui seberapa besar tingkat keberhasilan dari usaha yang akan dilakukan.

2. Lokasi

Hal kedua yang harus Sobat Lakuuu pelajari adalah lokasi dari tempat Sobat Lakuuu melakukan pembibitan dan juga untuk menjualnya. Untuk lokasi pembibitan, tentu saja harus di lokasi yang cukup mendapatkan sinar matahari. Tanpa matahari, tanaman tidak bisa melakukan fotosintesis dan ia tidak akan bisa berkembang. 

Selain itu, pertimbangkan juga kira-kira di lokasi tersebut ada gangguan seperti hama, cuaca, dan lain yang sejenis. Dengan itu, Sobat Lakuuu bisa mengantisipasi masalah yang mungkin terjadi suatu hari nanti. 

Selain lokasi pembibitan, Sobat Lakuuu juga harus mengetahui lokasi penjualan dari tanaman yang telah siap untuk dijual. Pilihlah lokasi yang mudah dijangkau dan jika memungkinkan, memilih lokasi yang cukup luas agar Sobat Lakuuu bisa menampilkan banyak tanaman sekaligus. 

Konsumen yang tertarik ke sana, nantinya akan lebih lama melihat koleksi tanaman yang ingin Sobat Lakuuu jual. Dan tentunya, besar kemungkinan pelanggan tersebut akan membeli tanaman yang memang diinginkannya. 

3. Media tanam

Hal yang jangan sampai terlewatkan untuk Sobat Lakuuu pelajari adalah pemilihan media tanam yang tepat untuk jenis tanaman yang dipilih. Biasanya, media tanam akan sangat berpengaruh terhadap kesuburan dan perkembangan tanaman yang akan Sobat Lakuuu jual. 

Silakan untuk mempelajari tentang kebutuhan, efisiensi, dan juga efektivitas dari suatu media tanam terhadap suatu tumbuhan. 

4. Bangun kerja sama dengan berbagai pihak

Yang tentu tidak bisa Sobat Lakuuu lewatkan untuk dipelajari adalah cara untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak yang potensial untuk menjadi pelanggan dari produk Sobat Lakuuu. 

Misalkan saja, jika Sobat Lakuuu memilih untuk memilih jenis tanaman sayur, jangan lupa untuk membangun kerja sama dengan restoran yang biasanya menyertakan sayur dalam menu yang dijualnya. 

Jika Sobat Lakuuu memilih tanaman hias, Sobat Lakuuu bisa menjalin kerja sama dengan hotel yang tentu akan sering merubah tampilan tanaman hiasnya jika sudah waktunya untuk diganti. Dengan ini penjualan Sobat Lakuuu bisa meningkat dan bisa dikatakan akan stabil dalam waktu yang cukup lama. 

Itulah beberapa hal yang harus Sobat Lakuuu pelajari ketika ingin memulai bisnis tanaman. Setelah mempelajarinya, jangan lupa untuk langsung memulai usaha tersebut agar tidak hanya menjadi ide-ide yang menguap ke angkasa.