Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon
Insight

Financial Freedom Sebelum Umur 25 Tahun, Ini 7 Tipsnya!

by Lakuuu 8 November 2021

financial-freedom
Membeli apapun yang diinginkan tanpa harus melihat harga, gagah berani mengeluarkan cash, serta memiliki mobil dan rumah mewah nampaknya menjadi impian bagi banyak orang.

Tidak perlu khawatir tentang keadaan finansial masa depan, alias financial freedom menjadi impian atau goals bagi semua orang, khususnya para milenial.

Bagi Sobat Lakuuu yang memiliki mimpi yang sama, berikut 7 cara agar bisa financial freedom sebelum umur 25 tahun.

7 Tips Bebas Finansial Sebelum Umur 25 Tahun


Kebebasan finansial adalah suatu kondisi di mana Sobat Lakuuu tidak ragu lagi dalam mengambil suatu keputusan, khususnya keputusan yang berhubungan dengan masalah keuangan.

Banyak orang yang masih salah persepsi, bahwa financial freedom selalu berhubungan dengan uang serta harta yang melimpah. Nyatanya, tidak selalu demikian

Financial freedom berfokus pada persiapan yang dini dengan memiliki sejumlah aset, serta kemampuan seseorang mengelola keuangan dengan sebaik mungkin. Berikut 7 tips agar Sobat Lakuuu bisa financial freedom dengan mudah

1.Tentukan tujuan financial freedom

Definisi dan tujuan setiap orang tentang financial freedom berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.

Contohnya, sebagian orang mungkin mengatakan bahwa tujuan financial freedom mereka adalah tidak khawatir dengan jabatan atau karir dalam pekerjaan. Atau, sebagian orang mengatakan, financial freedom mereka lebih berfokus pada tidak khawatir lagi jika ingin membeli barang-barang kesukaan.

Agar bisa financial freedom, tetapkan tujuan dan rentang waktu yang diperlukan secara spesifik agar kebebasan finansial dapat terwujud.

2. Mengelola finansial pribadi dengan baik

Seperti yang disinggung di atas, mengelola keuangan merupakan salah satu keahlian yang dibutuhkan, jika ingin cepat bisa mencapai kebebasan finansial.

Tentunya kebebasan finansial akan mustahil untuk dicapai, jika seseorang tidak mampu mengelola keuangannya sendiri, bukan? Membuat anggaran bulanan dan mencatat atau me-monitoring setiap pengeluaran adalah langkah yang bijak untuk dilakukan.

3. Melunasi hutang

Inti dari finansial freedom adalah terbebas dari rasa takut dan khawatir. Salah satunya adalah rasa takut akan ditagih hutang.

Maka dari itu, segera lunasi hutang-hutang yang dimiliki. Jangan menunda-nunda kewajiban untuk membayarkan dana pinjaman tersebut.

Jika ada dana lebih, Sobat Lakuuu bisa langsung membayarkan hutang untuk dua bulan ke depan agar mempercepat proses pelunasan.

4. Lakukan side hustle

Side hustle adalah istilah yang sedang viral di kalangan milenial. Secara definisi, side hustle ini bisa disamakan dengan side job yang mendatangkan cuan.

Memanfaatkan passion atau hobi untuk dijadikan side hustle bisa mempercepat proses financial freedom.

Ada berbagai passion yang bisa dijadikan side hustle. Fotografi, menulis, menggambar, dan minat lainnya yang berpotensi mendatangkan cuan.

5. Coba berinvestasi

BPR merilis tingkat inflasi di Indonesia yang menjelaskan, bahwa inflasi tahun kalender, yaitu dari bulan Januari sampai Maret 2021 sebesar 0,44%. Sedangkan, tingkat inflasi dari Maret 2020 hingga Maret 2021 sebesar 1,37%.

Itu artinya, tingkat inflasi dari tahun ke tahun akan mengalami kenaikan. Itulah sebabnya, kenapa berinvestasi sangat perlu dilakukan.

Ada beragam jenis investasi yang bisa dicoba. Tapi, sebelum memilih salah satu diantaranya, sesuaikan instrumen investasi dengan tujuan Sobat Lakuuu dalam berinvestasi.

Perkaya pengetahuan tentang finansial, semakin banyak pengetahuan perihal investasi yang dimiliki, akan semakin mudah Sobat Lakuuu membuat suatu keputusan yang menyangkut tentang finansial.

6. Terapkan hidup minimalis

Gaya hidup minimalis merupakan gaya hidup yang berfokus pada hal-hal dan benda yang hanya mendatangkan kebahagiaan dan benefit jangka panjang.

Gaya hidup minimalis akan membuat gaya hidup Sobat Lakuuu lebih sederhana, serta menekan keinginan untuk melakukan pembelian, khususnya barang-barang yang tidak berguna, dibutuhkan, dan mahal.

7. Membangun passive income

Pendapatan pasif bisa didapat dari berbagai sumber, seperti penyewaan properti, atau bermitra dengan perusahaan tertentu.

Inti dari passive income adalah Sobat Lakuuu tidak melakukan kegiatan aktif di dalamnya, namun lebih berinvestasi ke pembentukan sistem tersebut.

Contohnya, membangun kost-kostan, dividen saham atau hasil investasi lainnya, dan franchise business.

Dengan memiliki passive income, Sobat Lakuuu cukup "duduk manis" karena uang akan datang sendiri ke rekening Sobat Lakuuu, tanpa perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk mendapatkannya.