Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon
Insight

Apa itu Gaya Hidup Frugal Living dan 5 Cara Penerapannya

by Lakuuu Team 10 October 2021

gaya-hidup-frugal-living
Masa pandemi yang seakan tidak ada habisnya ini, memaksa warga dunia untuk menghemat keuangan yang mereka miliki, agar bisa bertahan hidup.

Atas dasar di atas, munculah sebuah gaya hidup yang berfokus dalam mengelola keuangan dengan cara berhemat, tanpa mengesampingkan nilai yang ada. Gaya hidup tersebut adalah frugal living.

Apa yang dimaksud dengan frugal living? Dan bagaimana cara menerapkan frugal living layaknya pesohor dunia? Simak informasinya berikut ini!

Apa itu frugal living?

Gambar: Photo by Damir Spanic on Unsplash
Hidup dengan hemat dan secara sadar memprioritaskan pengeluaran finansial, untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan sedang marak diperbincangkan dengan istilah frugal living

Frugal living berfokus pada pengeluaran yang paling esensial, dan menghilangkan beberapa pengeluaran yang sejatinya tidak terlalu diperlukan.

Dengan kata lain, frugal living merupakan contoh gaya hidup yang menitikberatkan pada penghematan, serta kegiatan menabung. 

Frugal living berbeda dengan pelit

Gambar: Photo by Mathieu Stern on Unsplash
Sekilas, konsep gaya hidup ini terlihat membosankan, dan lebih condong ke arah pelit dalam mengeluarkan uang. Faktanya, frugal living berbeda jauh dengan pelit.

Hemat dalam hal keuangan, tidak membuat Sobat Lakuuu menjadi seseorang yang pelit.

Walau frugal living adalah gaya hidup hemat, namun bukan berarti Sobat Lakuuu memotong habis kebutuhan dan keinginan, sehingga menjadi kelewat hemat alias pelit.

Frugal living berfokus pada kualitas. Orang yang menerapkan frugal living tidak akan sungkan untuk mengeluarkan uang, selama memiliki tujuan dan pasti, dan ada nilai yang berarti.  Sedangkan, orang pelit berfokus pada harga dan pelit dengan dirinya sendiri.

5 Cara Penerapan Gaya Hidup Frugal Living


Beberapa pesohor dunia, seperti Ed Sheeran, Lady Gaga, Mark Zuckerberg, hingga Leonardo DiCaprio menerapkan gaya hidup frugal living ini, dan membuat mereka jauh lebih bahagia serta dapat mengelola finansial dengan baik.

Bagi Sobat Lakuuu yang ingin menjalani gaya hidup hemat ini, berikut 5 cara yang bisa Sobat Lakuuu lakukan,

1. Kenali Keinginan dan Kebutuhan
Gambar: Photo by Marques Kaspbrak on Unsplash
Keinginan berasal dari hasrat atau nafsu, sedangkan kebutuhan adalah prioritas yang harus Sobat Lakuuu penuhi.

Kebutuhan bisa dalam bentuk makanan, minuman, transportasi dan tempat tinggal, sedangkan keinginan adalah hal tersier yang sejatinya bisa dicukupi nanti setelah kebutuhan.

Di satu sisi, keinginan sebaiknya direncanakan dengan baik, setelah kebutuhan berhasil dicukupi. Frugal living juga memiliki arti mampu menahan diri untuk segera membeli sebuah keinginan.

2. Menetapkan Anggaran
Gambar: Photo by Melissa Walker Horn on Unsplash
Tetapkan anggaran di masing-masing pos pengeluaran, agar siklus keuangan tetap terjaga dengan baik.

Contoh, buatlah pos pengeluaran khusus untuk pengeluaran bulanan yang mencangkup membayar tagihan (jika ada), belanja kebutuhan bulanan, membayar asuransi, dan melunasi hutang.

Sobat Lakuuu yang masih mahasiswa juga bisa membuat pos pengeluaran khusus untuk membayar kebutuhan pendidikan, seperti membayar uang semester, dan lain-lain.

3. Tanyakan Kembali ke Diri Sendiri
Gambar: Photo by Korie Cull on Unsplash
Sobat Lakuuu pasti pernah melihat barang atau produk yang sejatinya tidak diperlukan, namun seakan-akan barang tersebut “dibutuhkan” saat ini juga.

Hal di atas adalah keinginan yang kita buat, seolah-olah keinginan tersebut adalah suatu kebutuhan. Jika ini terus dibiarkan, maka cash flow Sobat Lakuuu akan terganggu.

Tanyakan ke diri sendiri, apakah barang tersebut memang penting dan harus dimiliki. Jika tidak, maka biasanya Sobat Lakuuu sudah melupakannya dalam hitungan hari atau minggu.

4. Tidak Bergantung dengan Tren
Gambar: Photo by freestocks on Unsplash
Tren dunia pasti akan berganti setiap detiknya. Maka dari itu, sangat sia-sia untuk mengikuti tren yang ada.

Menerapkan gaya hidup frugal living berarti tidak mempermasalahkan tren yang sedang berkembang. Cukup tahu, namun tidak ikut serta dalam tren tersebut.

Orang yang menerapkan gaya hidup frugal, akan jauh lebih bahagia apabila keluar dari siklus konsumerisme, dan berfokus dengan apa yang mereka miliki saat ini.

5. Uang Adalah Nilai
Gambar: Photo by Jessica Rockowitz on Unsplash
Frugal living bukan berarti tidak sama sekali mengeluarkan uang untuk bersenang-senang. Justru, mereka yang menerapkan konsep gaya hidup ini akan dengan senang hati mengeluarkan uangnya, demi bisa bersenang-senang bersama dengan orang yang mereka cintai.

Uang membutuhkan tujuan dan nilai saat dibelanjakan. Oleh karena itu, uang akan digunakan untuk membuat sebuah momen yang berkesan, bersama dengan keluarga atau kerabat dekat.

Akan jauh lebih menyenangkan, jika bisa bermalam di sebuah hotel bersama dengan keluarga tercinta, daripada menggunakan kartu kredit untuk membeli mobil baru, dengan tujuan untuk pamer.