Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon

9 Alasan Penyebab Email Masuk ke Spam dan Tips Mengatasinya

by Lakuuu 11 December 2021

penyebab-email-masuk-ke-spam
Kira-kira Sobat Lakuuu tahu tidak apa penyebab email masuk spam? Atau belum tahu apa itu email spam? Kami beritahu dulu bahwa yang dikatakan sebagai email spam adalah pesan berbahaya yang mengandung malware, penipuan, atau promosi tanpa izin.

Pesan berisi promosi juga sering masuk ke dalam folder spam pada surel sehingga membuat Sobat Lakuuu yang menggunakan metode email marketing kebingungan. Bagaimana tidak, niatnya mengirimkan pesan untuk mendapatkan pembeli, malah tidak dibaca calon pembeli.

Pesan berisi iklan memang sangat rentan dianggap sebagai spamming, apalagi jika dikirimkan bertubi-tubi dan tidak mendapatkan izin dari penerimanya. Oleh sebab itu, sebagai pengirim pesan elektronik berisi iklan Sobat Lakuuu harus menggunakan beberapa trik.

Trik ini digunakan agar pesan-pesan promosi yang dikirimkan tidak menjadi sia-sia dan dianggap sebagai pengganggu oleh pelanggan. Berikut adalah informasi mengenai penyebab, kerugian, dan trik agar mail tidak dianggap spamming.

9 Penyebab Email Masuk Spam

Sobat Lakuuu mungkin bertanya-tanya mengapa pesan elektronik yang dikirimkan ke calon pelanggan tidak membuahkan hasil dan malah dianggap spamming. Padahal sudah mengirimkan pesan seperti biasanya.

Tentu saja, hal ini akan merugikan karena promosi tidak sampai pada target dan membuat kerja keras jadi sia-sia. Untuk dapat mengatasinya, perlu tahu dahulu apa yang menjadi penyebabnya. Berikut 9 penyebab tersebut:

1.  Penerima menandai pesan masuk sebagai spam. Hal ini mungkin terjadi karena penerima merasa terganggu dengan pengiriman pesan bertubi-tubi.

2.  Tidak mendapatkan izin dari penerima email.

3.  Judul tidak relevan dengan isi.

4.  Konten di dalam pesan terjaring filter spam.

5.  Tidak menyediakan link berhenti berlangganan.

6.  Terlalu banyak lampiran dalam pesan.

7.  Nama pengirim tidak tepat.

8.  Tidak mengatur autentikasi pesan elektronik otomatis.

Bagi Sobat Lakuuu yang ingin pesannya benar-benar bisa sampai ke audiens dan mendapatkan feedback, maka harus bisa mengatasi penyebab email masuk spam di atas. Sebab jika dibiarkan akan memberikan kerugian cukup besar.

Kerugian Jika Email Marketing Dianggap Spamming

Tujuan pengiriman pesan elektronik bagi pelaku usaha adalah untuk bisa berpromosi dan mencapai audiens. Akan tetapi, jika pesan tersebut tidak sampai tentu akan mengakibatkan kerugian.

Sebab setiap kali email masuk ke folder spam akan menghilangkan kesempatan menjangkau audiens. Tentu saja, ini akan berdampak semakin kecilnya kesempatan kemungkinan konsumen akan membeli produk atau jasa yang Sobat Lakuuu tawarkan.

Oleh sebab itu, mengetahui penyebab email masuk spam merupakan hal penting karena memberi kesempatan untuk dapat mencari cara mengatasinya. Kemudian menjadikan email marketing sebagai bentuk promosi yang benar-benar efektif.

Cara Cegah Email Masuk ke Folder Spam

Di sudut pandang penerima, pesan elektronik yang terlalu sering dengan isi tidak relevan memang sangat mengganggu sehingga menganggapnya spamming. Namun, di sisi pengirim yang menggunakan email marketing tentu tidak sama.

Sobat Lakuuu tentu ingin mengenyahkan penyebab email masuk spam sehingga pesan promosi dapat sampai ke audiens. Untuk mewujudkan hal tersebut, harus melakukan beberapa cara berikut:

1.
  Tuliskan Judul Email yang Menarik

Judul merupakan elemen penting dalam mengirimkan email marketing, karena 47% penerima membuka email karena tertarik akan judulnya. Jadi, jika Sobat Lakuuu memberikan judul menarik, maka makin kecil kemungkinan dianggap spamming.

Buatlah judul yang singkat dan sesuai konten, sesuaikan bahasa dengan karakter pembaca, tampilkan angka di judulnya, dan sebutkan nama penerima di awal email agar penerima merasa pesan tersebut lebih personal.
 
2.  Kirim Konten Relevan dan Bermanfaat

Penyebab email masuk spam adalah konten yang tidak relevan dan tidak bermanfaat bagi penerima. Karena itu, Sobat Lakuuu harus mengirimkan mail yang benar-benar bermanfaat bagi si penerima.
 
Agar bisa mengirimkan konten yang sesuai Sobat Lakuuu harus mengidentifikasi karakteristik penerima pesan. Dengan begitu, dapat mengirimkan pesan yang membuat si penerima tertarik.

3.
  Bangun Reputasi yang Kredibel

Selain judul dan isi mail, Sobat Lakuuu juga harus mulai meningkatkan kredibilitas sehingga pengiriman main marketing tidak dianggap spamming. Penyedia layanan email biasanya punya kriteria khusus untuk menilai reputasi pengirim.

Jika ingin memiliki reputasi yang baik harus meningkatkan tingkat engagement, meminimalkan jumlah pesan dianggap spamming, membatasi jumlah pesan dikirim, dan meningkatkan jumlah penerima berlangganan newsletter.

4.  Gunakan Email Spam Checker

Penyebab email masuk spam karena isinya mengandung hal-hal yang rentan dianggap sebagai spamming. Oleh sebab itu, Sobat Lakuuu harus mengecek apakah isi email rawan dianggap spamming sebelum mengirimkannya.

Manfaatkan email spam checker untuk melakukan pengecekan, semakin rendah skor kerawanannya maka akan makin besar kemungkinan pesan masuk ke folder utama penerima. Ada banyak tools gratisan di internet yang dapat Sobat Lakuuu gunakan.

5.  Pastikan Mendapat Izin Penerima

Cara terakhir agar email tidak dianggap spamming adalah dengan mendapatkan izin dari penerima. Sobat Lakuuu bisa menambahkan checklist untuk membuat penerima melakukan langganan.

Dengan cara ini, maka penerima sendirilah yang memberikan izin langsung terhadap pengirim sehingga mail tidak dianggap spamming. Jangan lupa untuk menambahkan layanan berhenti berlangganan sehingga penerima dapat membuat keputusan sendiri.

Bagi pelaku usaha dagang maupun jasa, mail marketing memang sangat penting sehingga jika dianggap spamming akan sangat merugikan. Dengan mengetahui penyebab email masuk spam Sobat Lakuuu dapat mencari cara mengatasinya.