Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon
Insight

Jangan Sampai Salah! Ini Loh Perbedaan SEO dan SEM, Mana yang Terbaik?

by Lakuuu 29 October 2021

perbedaan-seo-dan-sem
Sering kita temui mengenai pentingnya SEO dan SEM. Kedua jenis strategi ini agak berbeda meskipun fungsinya hampir sama. Keduanya berfungsi untuk mengoptimasi website yang bisa menaikkan posisi website di atas pencarian. Lalu apa saja perbedaan SEO dan SEM? Simak berikut penjelasannya.

Pengertian SEO dan SEM

SEO (Search Engine Optimization) merupakan upaya optimasi website agar mendapat trafik yang tinggi pada pencarian organik. Sobat Lakuuu bisa membuat website berada pada peringkat teratas hasil pencarian. Sedangkan SEM (Search Engine Marketing) adalah upaya optimasi website agar bisa muncul di puncak pencarian dengan memanfaatkan iklan. Trik ini menggunakan berbagai metode seperti pay per pick dan membutuhkan biaya.

Perbedaan SEO dan SEM

SEO dan SEM memiliki fungsi yang hampir sama dalam digital marketing. Tetapi cara kerjanya agak berbeda. Berikut perbedaan SEO  dan SEM yang perlu Sobat Lakuuu ketahui.

  • Target Audiens

Jika menggunakan SEM, Sobat Lakuuu bisa memilih audiens yang diinginkan. Seperti kategori umur, jenis kelamin, batas wilayah atau target lainnya. Sedangkan SEO tidak bisa memilih audiens. Dalam menggunakan SEO, harus menaikkan konten dulu di website  yang telah dibuat, baru bisa dianalisis apakah kontennya bisa diterapkan atau tidak, jika tidak harus dilakukan optimasi lagi.

  • Biaya

Perbedaan lainnya adalah SEM jasanya berbayar karena berupa iklan berjangka waktu. Sedangkan SEO bisa digunakan secara gratis.

  • Jangka Waktu

SEM hanya aktif jika Sobat Lakuuu membayar iklan agar tetap tampil di hasil pencarian. Setelah waktu yang ditentukan habis, iklan akan mati dan strategi SEM yang diterapkan juga berakhir. Tetapi SEO jangka waktunya lebih lama. Karena strategi dari SEO sendiri berkembang secara bertahap dan berkembang seiring berjalannya waktu dan hasilnya akan bertahan lama.

  • Peruntukan Testing

Sobat Lakuuu bisa loh menghidupkan dan mematikan iklan pada strategi SEM. Jadi strategi ini bisa menjangkau audiens yang lebih spesifik. Sedangkan SEO tidak dapat menyalakan atau mematikan pencarian, karena SEO naik pada pencarian secara alami.dengan SEM, revisi judul iklan bisa dilakukan, bisa juga mengganti target yang dibutuhkan. Bahkan juga masih bisa mengubah konten di landing page. Tetapi SEO tidak bisa melakukan hal tersebut karena butuh waktu yang lama.

  • Ikon saat Pencarian

Untuk membedakan antara penggunaan SEM dengan SEO, sangat mudah. Saat melakukan pencarian di mesin pencarian seperti Google, Anda bisa menemukan website yang menggunakan SEM aka nada ikon “iklan”, sedangkan website yang menggunakan SEO tidak ada tanda “iklan” pada baris alamat websitenya.

  • Potensi CTR (Click Through Rate)

Perbedaan SEO dan SEM yang juga penting yaitu berdasarkan studi yang dilakukan AWR, 3 pencarian teratas akan mendapatkan CTR. Hal ini bisa dilakukan oleh SEO karena pada SEO kalau sudah mendapatkan posisi diatas, akan lama berada di pencarian atas. Hal ini bisa membuat SEO posisinya bisa mengalahkan SEM.

Mana yang Lebih Baik?

  • Pertimbangkan Pesaing

Sobat Lakuuu harus mencari tahu pesaing hanya menggunakan SEO atau juga menggunakan SEM. Cari tahu juga apa keyword yang digunakan oleh pesaing, dalam pencarian organic juga harus menggunakan keyword yang paling banyak dicari. Jika tidak yakin mengalahkan persaingan SEO, bisa juga perhatikan keyword berbayar yang digunakan oleh pesaing.

  • Pertimbangkan Biaya

Seperti yang sudah diketahui, SEO merupakan strategi yang tidak berbayar, sedangkan SEM menggunakan biaya. Sebelum memutuskan memilih yang mana, harus dilakukan riset terlebih dahulu karena berhubungan dengan anggaran biaya promosi. Apakah anggaran akan cukup? Atau bisa juga menggunakan salah satu yang paling bisa dipakai saat urgent.

  • Lihat Status Website

Riset status website memang harus dilakukan sebelum memilih antara menggunakan strategi SEO atau SEM. Riset yang akan dilakukan adalah untuk mengetahui website tersebut memiliki potensi untuk tumbuh menggunakan strategi yang sudah berjalan. Jika dengan menggunakan SEO saja statusnya menjadi lebih buruk, sebaiknya ditambah dengan menggunakan  strategi SEM.

  • Pertimbangkan Umur Website

Jika Sobat Lakuuu baru saja membuat website, sebaiknya coba gunakan SEO dan SEM pada saat yang sama. Karena dengan menggunakan SEM, dapat meningkatkan trafik kunjungan di awal-awal, meskipun penggunaannya terbatas waktu. Penggunaan SEM dapat dilakukan sambil menunggu optimasi SEO yang dapat digunakan dalam jangka panjang.

Jika website sudah terbentuk lama, menggunakan SEO saja sudah cukup. Atau jika membuat website baru, ulangi cara tersebut. Cara ini memang beresiko diawal, tapi akan lebih hemat karena penggunaan SEM hanya diawal pembuatan website saja.

Itulah beberapa perbedaan SEO dan SEM yang bisa menjadi pertimbangan Sobat Lakuuu untuk memulai digital marketing. Apapun strategi yang akan Sobat Lakuuu pilih apakah strategi ini banyak menguntungkan atau tidak.