Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon
Inspirasi

7 Hal Ini Wajib Kamu Perhatikan Sebelum Membeli Barang Elektronik Bekas

by Lakuuu 22 November 2021

barang-elektronik-bekas
Mempelajari tips membeli barang elektronik bekas sepertinya harus dikuasai mulai sekarang. Bila Sobat Lakuuu memang ingin lebih berhemat, membeli second hand untuk elektronik, bukan masalah lagi. asalkan dengan cara yang tepat agar mendapatkan barang berkualitas.

Bekas bukan berarti jelek atau sudah rusak banyak. Sebagian besar orang memilih menjual barang-barang elektroniknya dengan berbagai alasan. Ada yang bosan, kurang cocok dengan gayanya, hingga mungkin sudah ada yang baru tapi barang lama masih bagus.

Sobat Lakuuu juga bisa mendapatkan second hand dengan kualitas bagus, bila mengetahui tips membeli barang elektronik yang sudah bekas sebaik mungkin. Jika ingin tahu caranya, simak penjelasan berikut.

7 Tips Membeli Barang Elektronik Bekas Kualitas Terbaik

Elektronik adalah barang yang cukup mahal di pasaran. Bahkan, sering kali Sobat Lakuuu mencari referensi di internet atau e-commerce untuk membandingkan harga serta kualitas.

Hal tersebut dilakukan, agar nanti uang yang telah dikeluarkan untuk membeli produk itu, tidak sia-sia karena mendapat barang bagus. Tapi, bagaimana bila budget belum terpenuhi, namun sudah ingin memiliki produk tersebut?

Solusinya adalah dengan membeli bekasnya. Ingat lah bahwa tidak semua barang dari tangan kedua itu buruk. Sobat Lakuuu bisa menemukan barang elektronik terbaik, bila mengikuti tips membeli barang elektronik bekas.

Mau membelinya secara online atau offline, harus diperhatikan tiap detail informasi dari barang yang dijual. Jangan sampai termakan iklan yang belum tentu ada buktinya.

Meski berisiko dan banyak memerlukan riset untuk bisa mendapatkan barang elektronik second hand, tapi keuntungannya jika membelinya, yaitu :

1. Tentu saja alasan membeli elektronik bekas karena harganya yang jauh lebih murah dibandingkan membeli baru.

2. Kualitas masih bagus dan dapat digunakan sesuai dengan fungsinya. Asalkan, membeli dari seller yang benar.

3. Dapat menyesuaikan anggaran yang Sobat Lakuuu miliki. Jadi, tidak mengeluarkan dana lebih hanya untuk barang elektronik.

4. Jika membeli elektronik second hand, Sobat Lakuuu peduli dengan lingkungan karena mampu mengurangi peredaran barang baru. Karena nanti ujung-ujungnya menjadi sampah atau limbah.

Berdasarkan keuntungan tersebut, tidak ada salahnya mempelajari tips membeli barang elektronik bekas untuk menghindari adanya limbah yang akan merusak lingkungan. Seperti yang diketahui, limbah elektronik memang sudah sangat menumpuk.

Apalagi bahannya terbuat dari material yang sangat sulit terurai. Akan membutuhkan waktu sangat lama bila tidak ada daur ulang atau terus memproduksi barang baru.

Tidak buruk juga bila Sobat Lakuuu memilih membeli elektronik second hand dari pada membeli yang baru. Sobat Lakuuu bisa membelinya dengan 7 tips berikut :

1. Beli di Tempat/Orang Terpercaya

Pastikan Sobat Lakuuu membeli di tempat terpercaya. Bila memilih e-commerce, pilih toko dengan reputasi terbaik dan menerima sistem COD (cash on delivery) agar bisa cek kondisi barang sebelum membayar.

Bila membelinya dari orang, pastikan penjualnya sopan dan ramah ketika Sobat Lakuuu berkomunikasi.

2. Pelajari Spesifikasi Elektronik yang Akan Dibeli

Tips membeli barang elektronik bekas agar tidak mudah ditipu oleh penjual, Sobat Lakuuu harus mempelajari spesifikasinya. Tujuannya agar nanti tahu letak kekurangan dari produk bekas itu.

3. Lakukan Survei Harga

Jangan langsung yakin dan mengambil barang tersebut, pastikan bandingkan harganya. Bisa membandingkannya dengan seller atau penjual lain.

Paling penting, Sobat Lakuuu juga harus membandingkan dengan produk baru serta kualitas yang didapat. Bila perbandingan harga tidak jauh beda dengan produk baru, lebih baik beli baru saja.

4. Lihat Kondisi Barang Elektroniknya

Sobat Lakuuu juga cek kondisi barangnya. Apalagi second hand, tentu tidak bisa sempurna. Ada beberapa bagian yang mungkin minus, atau bahkan memiliki riwayat perbaikan. Cara ceknya, bisa dilakukan dengan memperhatikan :

  • Tahun pembuatan produknya.
  • Masa pemakaian seller terhadap barang elektronik tersebut.
  • Tanyakan mengenai bagian minusnya
  • anya juga mengenai riwayat servis bila pernah mengalami kerusakan.

5. Tawar dengan Cara Sopan

Karena membelinya dalam kondisi baru, biasanya seller menawarkan harga nego atau bisa ditawar. Tapi, pastikan Sobat Lakuuu menawarnya dengan sopan.

Hindari kata-kata yang menyinggung, misalnya mengenai kejelekan barangnya. Gunakan kata-kata sopan saja saat menawar, atau bahkan membatalkan pesanan.

6. Lebih Baik Melakukan COD (Cash On Delivery) Saja

Untuk menghindari hal-hal yang kurang diinginkan, COD saja. Seller atau kurir yang mengantar. Lalu, setelah barang datang, Sobat Lakuuu dapat mengecek keseluruhan kondisi elektronik tersebut.

Barulah setelah deal dan sesuai dengan deskripsi penjual, langsung bayar di tempat. Tips membeli barang elektronik bekas ini efektif mencegah penipuan atau rasa kurang puas.

7. Cek Masih Ada Jaminan Garansi Atau Tidak

Lalu yang terakhir dan mungkin bisa menjadi keuntungan Sobat Lakuuu. Tanyakan juga jaminan garansinya. Entah itu garansi dari produk, atau dari sellernya sendiri.

Jadi, ketika ada kerusakan setelah beberapa hari beli, dapat diperbaiki atau bila perlu dikembalikan lagi sesuai perjanjian.

Jadilah buyer cerdas jika ingin mendapatkan barang second hand. Karena kondisinya tidak baru, memang harus ketat dan sangat selektif. Tujuh tips membeli barang elektronik bekas tersebut, bisa diterapkan ketika Sobat Lakuuu ingin mendapatkan second hand bagus.