Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon
Inspirasi

Hati-hati Jangan Sampai Tertipu, Ini 7 Modus Penipuan Online Terbaru

by Lakuuu 19 November 2021

modus-penipuan-online-terbaru
Modus penipuan online saat ini semakin berkembang dan membahayakan. Penipuan jenis ini sudah memakan banyak korban yang berasal dari berbagai kalangan. Memang dibandingkan penipuan konvensional, penipuan secara online ini lebih meyakinkan.

Penipu akan lebih leluasa berkomunikasi dengan targetnya secara virtual. Artinya, asalkan dia dapat merangkai kata dengan baik dan meyakinkan, maka target tersebut bisa dengan mudah masuk ke perangkapnya.

Selain itu, penipu bisa melancarkan aksinya kapan saja dan tidak terbatas tempat. Sebab, mereka menyebarkan modus penipuan melalui gadget yang Sobat Lakuuu selalu bawa. Modus yang diberikan juga terkesan begitu meyakinkan.

Tidak heran banyak sekali orang yang tertipu dengan beragam modus penipuan secara online. Jumlah uang yang bisa diraup penipu secara online bahkan lebih banyak dari pada penipu konvensional.

Oleh sebab itu, banyak oknum yang tertarik menjadi penipu online. Sehingga, saat ini banyak ditemukan modus-modus baru tentang penipuan. Agar Sobat Lakuuu tidak tertipu, maka kenali modusnya berikut ini.

7 Modus Penipuan Online Terbaru

Jika dulu modus penipuan paling terkenal adalah anggota keluarga yang minta pulsa, kini modus tersebut semakin berkembang dan canggih. Bahkan sekarang tidak hanya pulsa, tapi hingga uang tunai dengan nominal besar.

Penipu ini memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik secara tulisan maupun lisan. Cara yang digunakan untuk melancarkan aksi jahatnya juga sangat tersusun rapi. Bahkan, terkesan sangat profesional dan sulit dibedakan.

Sehingga, orang awam yang masih minim pengalaman akan dengan mudah tertipu dan mengeluarkan uangnya untuk si penipu. Untuk menghindari tipuan tersebut, Sobat Lakuuu harus mengenal beragam modus penipuan tersebut.

1.  Penipuan Berkedok Perusahaan Provider

Penipuan berkedok perusahaan provider yang Sobat Lakuuu gunakan merupakan hal yang sangat biasa. Biasanya penipu akan mengirimkan pesan singkat atau bahkan telefon dengan mengatasnamakan pihak provider.

Modus penipuan online ini adalah dengan iming-iming hadiah. Jika berupa pesan singkat, penipu akan memberikan tautan ke website palsu dari provider. Penggunaan website palsu tersebut bertujuan agar tipuannya terlihat meyakinkan.

Di dalam website palsu tersebut terdapat pengumuman mengenai promo yang penipu tersebut tawarkan. Agar Sobat Lakuuu tidak terkecoh, maka perhatikan url website tersebut.

Kemudian, cari alamat website resmi provider yang Sobat Lakuuu gunakan. Jika berbeda, maka dapat dipastikan pesan tersebut hanya menipu. Lain halnya jika aksi penipuan dilancarkan melalui telepon.

Penipu akan berbicara dengan sangat meyakinkan. Bahkan, mereka mampu menciptakan sugesti agar Sobat Lakuuu menuruti permintaannya.

2.  Penipuan Berkedok e-Commerce

Penipuan atas nama e-commerce saat ini marak sekali terjadi. Penipu akan menghubungi Sobat Lakuuu melalui Whatsapp dan mengaku bahwa mereka adalah agen dari e-commerce bersangkutan.

Penipu tersebut berdalih memberikan promo fantastis kepada Sobat Lakuuu dan meminta untuk menglik tautan yang dikirim. Sebisa mungkin jangan sampai Sobat Lakuuu mengklik tautan tersebut.

Sebab, bisa jadi itu berupa tautan phising yang akan mengambil semua data dalam perangkat. Bahaya dari modus penipuan online adalah akun dalam perangkat tersebut dapat diambil alih, termasuk akun banking.

3.  SIM Swap Fraud

SIM swap fraud merupakan bentuk penipuan dengan mengambil alir nomor ponsel Sobat Lakuuu. Mereka akan mengumpulkan data diri target dari mulai nama, hingga tanggal lahir. Sehingga dapat mengambil alih nomor target.

Jika sudah demikian, semua akun Sobat Lakuuu yang menggunakan nomor telepon dapat diakses. Bahayanya adalah jika akun e-wallet dan akun banking yang sudah diambil alih. Maka, semua saldo di akun tersebut dapat dicuri.

4.  Penipuan Pinjaman Kilat

Penipuan pinjaman kilat yang sering disebarkan melalui pesan singkan dan Whatsapp ini sangat umum di kalangan masyarakat. Banyak masyarakat yang tertipu oleh modus penipuan online ini.

Terlebih lagi masyarakat yang pada saat itu sedang membutuhkan uang dan akan melakukan apa saja untuk uang tersebut. Salah satunya menggunakan pinjaman kilat palsu. Bukannya mendapatkan pinjaman, korban justru akan mengalami kerugian.

5.  Penipuan Undian Lewat e-Mail

Penipuan melalui email biasanya berupa penawaran promo undian dari akun yang tidak kredibel. Isi email tersebut bisa jadi dikirim bersama link berbahaya. Link ini bisa jadi sangat berbahaya.

Sebab, link dari pihak asing tidak jarang mengandung malware berbahaya untuk Sobat Lakuuu. Oleh sebab itu, jangan pernah mengklik tautan secara sembarangan.

6.  Penipuan Atas Nama Bank

Modus penipuan online terbaru berikutnya adalah mengatasnamakan bank. Jadi, pihak penipu akan menelepon atau mengirimkan pesan singkat kepada Sobat Lakuuu atas nama bank yang digunakan.

Penipu akan mengatakan bahwa Sobat Lakuuu mendapatkan mobil, motor atau hadiah lain dari pihak Bank. Namun, untuk mengambilnya harus bayar sejumlah uang terlebih dahulu.

7.  Penipuan Donasi Online

Penipuan secara online dengan modus paling anyar adalah mengenai donasi. Penipu akan berpura-pura mengalami masalah besar atau membantu orang yang sedang terkena musibah.

Mereka akan mengajak Sobat Lakuuu dan orang-orang di media sosial untuk berdonasi. Padahal, itu hanya cerita yang dikarang pelaku. Uang donasi tersebut kemudian akan masuk ke kantong penipu.

Semakin canggih teknologi, membuat penipuan juga semakin canggih juga menggunakan internet. Agar Sobat Lakuuu tidak sampai terkena tipuannya, maka harus paham betul setiap modus penipuan online terbaru seperti di atas.