Instagram icon Whatsapp icon Facebook icon Linkedin icon
Inspirasi

Sering Merasa Bersalah dan Tidak Percaya Diri? Kenali 5 Tanda Gaslighting

by Lakuuu 29 November 2021

tanda-gaslighting
Apakah Sobat Lakuuu sudah tahu apa saja tanda tanda gaslighting? Atau Sobat Lakuuu pernah menjadi korban dari seseorang yang berperilaku gaslighting. Artikel ini akan merangkum informasi terkait apa saja tanda dari seseorang yang memiliki perilaku gaslighting.

Gaslighting sendiri dapat diartikan sebagai perilaku berbentuk manipulasi dalam suatu hubungan. Biasanya seseorang dengan perilaku gaslighting ini akan membuat korbannya merasa bersalah dan menghakimi diri sendiri.

Dalam hubungan perilaku seperti ini tentu saja tidak baik, karena cenderung mengarah ke toxic. Sobat Lakuuu yang sering merasa berhadapan pada posisi bersalah, bisa saja tidak serta merta berbuat kesalahan. Perilaku gaslighting kerap membuat korban meyakini posisi mereka sebagai pihak yang bersalah.

5 Tanda Tanda Gaslighting yang Perlu Dipahami

Istilah tentang gaslighting ini awalnya muncul pada sebuah film rilisan tahun 1940 dengan judul Gaslight. Film yang disutradarai oleh  Thorolod Dickinson tersebut mengangkat kisah tentang suami yang memanipulasi dan menyiksa istrinya, sehingga si istri merasa bersalah.

Sobat Lakuuu bisa saja terjebak dalam hubungan toxic jika pasangan memiliki perilaku gaslighting. Jika Sobat Lakuuu sering merasa tidak percaya diri di hadapan pasangan, sebaiknya cermati beberapa tanda perilaku gaslighting berikut.

1. Pandai Menyampaikan Kebohongan

Tanda tanda gaslighting yang dapat dikenali dari seseorang yang memiliki perilaku gaslighting adalah pandai menyampaikan kebohongan. Sobat Lakuuu bisa diperdaya oleh gaslighter tersebut oleh kata – kata bohong yang disampaikan secara pintar.

Akibatnya korban jadi mudah meyakini perkataan dari gaslighter tersebut. Bahkan akibat terlalu sering menyampaikan kebohongan secara manis, korban sulit membedakan mana perkataan yang jujur dan mana yang penuh dengan kebohongan.

Gaslighter tersebut bisa membuat ekspresi yang sangat meyakinkan sehingga korban mudah termanipulasi. Jika Sobat Lakuuu melihat teman atau pasangan pintar menyembunyikan kebohongan, sebaiknya waspada karena bisa saja hal tersebut merupakan gaslighting.

2. Mendominasi dan Sering Mengontrol dalam Hubungan

Tanda tanda gaslighting juga bisa dikenali dengan melihat siapa yang dominan dalam hal hubungan. Umumnya gaslighter menjadi pihak yang mendominasi hubungan, baik hubungan pertemanan atau juga hubungan percintaan.

Gaslighter ingin mengontrol sepenuhnya hubungan tersebut agar mereka dapat memanfaatkan korban. Dalam tahap ini, perilaku gaslighting ini sudah masuk dalam kategori ekstrim. Karena pelaku kerap mengambil keuntungan dari dominasinya dalam hubungan.

Jika Sobat Lakuuu merasa sering bersalah dan merasa terlalu sering dikendalikan oleh orang lain, bisa saja sudah terjebak oleh orang dengan perilaku gaslighting. Menghadapinya dengan percaya diri merupakan cara terbaik melepaskan diri dari gaslighter. 

3. Membuat Korban Bingung Lewat Sisi Baik yang Ditunjukkan

Perilaku gaslighting kerap membuat korbannya tidak percaya diri karena mereka sering menampilkan sisi yang berlawan. Pada suatu masa gaslighter akan menunjukkan sisi baik dan positif. Mereka ingin para korban merasakan kebaikan yang dihadirkan.

Gaslighter membuat korbannya bingung dengan kebaikan yang tidak jarang juga ditunjukkan. Para korban jadinya merasa bahwa orang tersebut masih memiliki sisi kebaikan dan memaklumi perbuatan buruk selama ini.

Tanda tanda gaslighting sebaiknya anda cermati pada setiap orang, karena bisa saja tidak tampak secara nyata. Jauh lebih baik menghindari orang dengan perilaku gaslighting dari pada harus terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

4. Rutin Mengalihkan Topik Saat Berbicara Hal Serius dan Sensitif

Orang dengan perilaku gaslighting juga sulit diajak berdiskusi tentang hal serius dan sensitif. Gaslighter sering menghindari topik sensitif karena menganggap tidak perlu dan merasa diri selalu benar.

Ketika Sobat Lakuuu mengajak mereka membicarakan hubungan misalnya, gaslighter akan berusaha mencari cara mengalihkan topik pembicaraan. Bahkan bisa saja mereka menjadi lebih sensitif dan membuat korban merasa bersalah telah mengungkitnya.

tanda tanda gaslighting ini tidak hanya cocok dicermati dalam hubungan asmara, tetapi juga dalam hubungan keluarga. Dalam keluarga juga terkadang ada seseorang yang ingin memanfaatkan orang lain dengan memanipulasi mereka. gaslighting ini memberikan efek buruk untuk jangka panjang.

5. Kerap Menyangkal Tuduhan Padahal Sudah Terbukti Bersalah

Semakin lama korban akan sadar bahwa diri mereka sudah terjebak dalam hubungan yang tidak sehat. Gaslighter semakin sering melakukan kesalahan dan melimpahkannya kepada korban. Hanya saja Gaslighter kerap menyangkal setiap tuduhan walaupun bukti kesalahan terlihat jelas.

Sobat Lakuuu akan dibuat lelah ketika berdebat dengan gaslighter karena mereka tidak akan mau mengakui kesalahan. Justru Sobat Lakuuu yang dibuat berada dalam posisi bersalah. Sangkalan yang diberikan Gaslighter membuat korban kembali mempertanyakan kebenarannya.

Kemampuan manipulatif yang ditampilkan Gasligter membuat korban menjadi ragu akan bukti yang mereka yakini sebelumnya. Gaslighter akan menyangkal kesalahan mereka dengan tegas, sehingga korban jadi percaya dan kembali terperdaya.

Hubungan yang sehat sebaiknya dijalani dengan saling memahami dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Jika Sobat Lakuuu merasa terjebak dalam hubungan toxic tersebut, lebih baik berkonsultasi dengan terapis.

Terkadang seseorang tidak sadar jika perilaku mereka merupakan gaslighting. Jika Sobat Lakuuu melihat tanda tanda gaslighting pada orang sekitar, sebaiknya dihindari agar tidak merugikan.